China bersedia untuk berkontribusi terhadap kompensasi kerusakan iklim

Sedang Trending 2 minggu yang lalu 298
ARTICLE AD BOX

Sharm el-Sheikh (ANTARA) - China bakal bersedia untuk berkontribusi terhadap sistem nan memberikan kompensasi kepada negara-negara miskin atas kerugian dan kerusakan nan disebabkan oleh perubahan iklim, kata utusan suasana Xie Zhenhua pada Rabu di konvensi COP27 di Mesir.

Xie mengatakan China tidak mempunyai tanggungjawab untuk berpartisipasi, namun menekankan solidaritasnya dengan mereka nan menyerukan lebih banyak tindakan dari negara-negara kaya dalam masalah ini.

Dia juga menjelaskan kerusakan nan diderita China akibat cuaca ekstrem terkait iklim.

Organisasi Perdagangan Dunia menetapkan China sebagai negara berkembang, meskipun mempunyai ekonomi terbesar kedua di dunia.

Bulan lalu, utusan unik Amerika Serikat John Kerry mengatakan kepada wartawan bahwa China kudu menyumbangkan dananya sendiri untuk kerugian dan kerusakan, "terutama jika mereka berpikir mereka bakal terus bersambung hingga 30 tahun ke depan dengan meningkatkan emisi mereka,” katanya sebagaimana dilaporkan oleh Politico.

Xie mencatat bahwa Kerry, "sahabatnya selama 25 tahun", tidak mengangkat masalah ini dengannya selama pembicaraan informal di COP27 minggu ini. Dia menambahkan bahwa China telah menyumbangkan miliaran yuan ke negara-negara berkembang untuk membantu upaya mitigasi mereka.

Setelah kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan Agustus ini, China mengatakan bakal menghentikan semua perbincangan dengan Amerika Serikat tentang iklim. Meski demikian, negara itu membuka pakta dengan Amerika Serikat di COP26 di Glasgow tahun lampau untuk bekerja sama dalam perubahan iklim.

Xie pada Rabu mengatakan kunjungan Pelosi telah "menyakiti emosi rakyat China", tetapi mencatat bahwa obrolan informal dan korespondensi pribadi dengan delegasi AS terus berlanjut.

“Pintu telah betul-betul ditutup oleh (Amerika Serikat)," katanya. "Kami, China, nan mencoba membukanya.”

Sumber: Reuters

Baca juga: Komitmen FoLU Net Sink Indonesia dipuji Inggris, Norwegia dan AS
Baca juga: Indonesia serukan pengurangan emisi GRK nan lebih ambisius

Baca juga: COP26 kandas sepakati pendanaan baru untuk kerusakan akibat iklim
 

Penerjemah: Aria Cindyara
Editor: Azis Kurmala
COPYRIGHT © ANTARA 2022