TNI AL bantu pendampingan trauma "healing" korban gempa Cianjur

Sedang Trending 4 hari yang lalu 3
ARTICLE AD BOX

Jakarta (ANTARA) - TNI Angkatan Laut (AL) memberangkatkan tim ilmu jiwa dari Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial) khususnya unit trauma "healing" untuk membantu pendampingan korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (21/11).

"Pemberangkatan satuan setingkat regu trauma 'healing' ini merespons perintah Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono," kata Letkol Laut (KH) Joko Parjianto selaku Pimpinan Tim Psikologi TNI AL melalui keterangan tertulis nan diterima di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan Laksamana TNI Yudo Margono langsung memerintahkan agar segera membantu korban gempa bumi di Cianjur nan menyebabkan banyak korban jiwa, kerusakan sarana, dan prasarana.

Tim Psikologi TNI AL tersebut berasosiasi berbareng Satgas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) nan telah berada di letak sejak hari pertama musibah terjadi.

Trauma "healing" adalah suatu proses pemberian support berupa pengobatan untuk mengatasi gangguan psikologis, seperti kecemasan, panik, dan gangguan lainnya lantaran lemahnya ketahanan fungsi-fungsi mental nan dimiliki individu.

Baca juga: Presiden Tinjau Posko RS Sayang Cianjur, Pastikan Logistik Hingga Pasokan Listrik PLN Aman
Baca juga: TNI AL kirim 400 prajurit Korps Marinir bantu korban gempa Cianjur

Pada Rabu (23/11) tim trauma "healing" telah diberangkatkan oleh Kepala Dinas Psikologi Angkatan Laut (Kadispsial) Laksma TNI Edi Krisna Murti dari Juanda Sidoarjo dan berasosiasi di letak musibah di bawah kendali operasi Danpasmar 1 Brigjen TNI (Mar) Hermanto selaku Dansatgas PRCPB TNI AL.

Sebelumnya telah diberangkatkan tim aju untuk meninjau daerah pengungsian serta memandang kondisi masyarakat nan menjadi korban gempa dan akibat psikis nan dialami.

Tim di lapangan berbareng lembaga-lembaga terkait lainnya bergegas mengumpulkan korban khususnya anak-anak untuk diberikan terapi trauma "healing" guna mengurangi rasa trauma nan terjadi.

Bentuk support nan dilakukan, khususnya kepada anak-anak, misalnya menggambar, menyanyi, mendongeng, melakukan permainan nan menyenangkan, bermain dengan langkah berkelompok, dan berkolaborasi.

Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022